top of page

Desain Interior Healthcare Jakarta: Soft Futurism di Mayapada Eye Center oleh INSADA

  • 24 Jul 2024
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 30 Jul


Lingkungan healthcare modern terus mengalami perkembangan yang signifikan. Saat ini, rumah sakit dan fasilitas kesehatan spesialis tidak lagi hanya dituntut untuk menghadirkan layanan medis dengan teknologi terbaik, tetapi juga menciptakan pengalaman ruang yang mampu memberikan rasa nyaman, kepercayaan, dan ketenangan bagi pasien. Seiring dengan kemajuan teknologi medis, desain interior healthcare memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mampu menyeimbangkan inovasi dengan kebutuhan manusia.


Didirikan pada tahun 1990, INSADA Integrated Design Team merupakan firma arsitektur dan desain interior berbasis di Jakarta, Indonesia, dengan pengalaman lebih dari tiga dekade dalam menghadirkan solusi desain di berbagai sektor industri. Dengan lebih dari 200 proyek yang telah diselesaikan, INSADA telah merancang berbagai proyek di sektor healthcare, hospitality, komersial, workplace, dan residential, bekerja sama dengan berbagai klien ternama untuk menciptakan ruang yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga memberikan dampak fungsional dan pengalaman yang bermakna.


Sebagai firma desain yang telah meraih berbagai penghargaan nasional maupun internasional, INSADA mengembangkan setiap proyek melalui pendekatan yang menggabungkan strategi desain, keahlian teknis, serta pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna. Mulai dari fasilitas healthcare yang berfokus pada kenyamanan pasien, lingkungan hospitality yang meningkatkan pengalaman pengunjung, ruang komersial yang memperkuat identitas brand, hingga hunian yang merespons gaya hidup modern, INSADA percaya bahwa arsitektur dan desain interior harus mampu menciptakan nilai jangka panjang, melampaui sekadar tampilan visual.


Filosofi inilah yang menjadi dasar kolaborasi INSADA bersama Mayapada Hospital dalam merancang Mayapada Eye Center pertama yang berlokasi di Mayapada Hospital Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sebagai fasilitas kesehatan mata spesialis pertama yang dikembangkan oleh Mayapada Hospital, fasilitas seluas 500 meter persegi ini dirancang sebagai standar desain baru yang dapat menjadi acuan bagi pengembangan lokasi Mayapada Eye Center berikutnya di Indonesia.


Tantangan utama dalam proyek ini bukan hanya menciptakan fasilitas medis dengan teknologi canggih, tetapi juga membangun identitas ruang yang berbeda, yang mencerminkan komitmen Mayapada terhadap layanan kesehatan mata berkualitas tinggi. INSADA mengembangkan pendekatan desain yang mampu menyeimbangkan presisi teknologi medis dengan suasana yang hangat, nyaman, dan memberikan rasa tenang bagi pasien—menghasilkan sebuah lingkungan healthcare di mana inovasi dapat dirasakan secara lebih dekat dan manusiawi.


Lobi modern klinik mata Mayapada Eye Centre dengan meja resepsionis putih, lampu langit-langit, dan jendela besar.

Desain Interior Healthcare Jakarta: Menciptakan Ruang Medis yang Berpusat pada Pasien


Berada di dalam kompleks Mayapada Hospital Lebak Bulus, Mayapada Eye Center menyediakan layanan kesehatan mata dengan fasilitas modern, mulai dari ruang konsultasi, ruang diagnostik, hingga ruang operasi khusus untuk prosedur LASIK dan SMILE.


Salah satu tantangan utama dalam proyek ini adalah menciptakan identitas visual yang berbeda dari interior rumah sakit utama, namun tetap selaras dengan standar premium Mayapada Hospital.


INSADA mengembangkan konsep desain yang kami sebut sebagai Soft Futurism—sebuah interpretasi baru terhadap estetika futuristik yang tidak terasa dingin atau terlalu teknis, melainkan mengedepankan keseimbangan antara inovasi, kenyamanan, dan pengalaman manusia.


Berbeda dengan pendekatan desain medis konvensional yang sering menggunakan garis tegas dan karakter steril, konsep ini menghadirkan bentuk-bentuk lengkung yang lembut, material dengan karakter hangat, serta alur ruang yang lebih natural.


Elemen kurva menjadi bahasa desain utama yang diterapkan pada dinding, plafon, hingga detail interior. Bentuk yang mengalir ini membantu menciptakan suasana yang lebih rileks sekaligus memberikan pengalaman ruang yang intuitif bagi pasien dan pengunjung.


Hasil akhirnya adalah sebuah fasilitas kesehatan yang mampu mengkomunikasikan teknologi tinggi tanpa kehilangan sisi emosional dan manusiawinya.


Lobi klinik mata modern dengan meja resepsionis putih, lampu plafon melengkung, dan tulisan MAYAPADA EYE CENTRE.

Merancang Berdasarkan Psikologi Pasien


Bagi sebagian besar pasien, kunjungan ke klinik mata dapat menjadi pengalaman yang penuh kekhawatiran. Prosedur seperti LASIK, operasi katarak, atau tindakan koreksi penglihatan lainnya sering kali melibatkan ketidakpastian dan kecemasan.


Karena itu, setiap keputusan desain di Mayapada Eye Center dikembangkan berdasarkan perjalanan emosional pasien sejak pertama kali memasuki ruang hingga menyelesaikan proses perawatan.


Material dengan warna netral hangat digunakan untuk menggantikan karakter rumah sakit yang biasanya identik dengan nuansa putih dan steril. Pendekatan ini menciptakan suasana yang lebih menyerupai hospitality environment dibandingkan fasilitas medis konvensional.


Pencahayaan indirect lighting diterapkan secara menyeluruh untuk menghindari kontras cahaya yang terlalu tajam sekaligus meningkatkan kenyamanan visual pasien. Hal ini menjadi aspek penting khususnya dalam fasilitas kesehatan mata, di mana pasien dapat mengalami sensitivitas terhadap cahaya setelah prosedur tertentu.


Bentuk ruang yang melengkung juga membantu menciptakan pengalaman sirkulasi yang lebih nyaman, mengurangi kesan kaku, dan memberikan panduan alami bagi pasien ketika berpindah antar area.


Teknologi medis tetap menjadi elemen penting dalam fasilitas ini, namun diintegrasikan secara elegan sehingga tidak mendominasi pengalaman ruang. Teknologi hadir sebagai bagian dari lingkungan yang memberikan rasa percaya, bukan sebagai elemen yang menciptakan jarak.


Lobi modern terang dengan meja cashier, sofa abu-putih, dan langit-langit bercahaya; ruang tunggu tampak rapi.

Evolusi Desain Interior Healthcare Pasca Pandemi


Dalam beberapa tahun terakhir, desain interior healthcare di Indonesia mengalami perubahan signifikan. Setelah pandemi COVID-19, perhatian terhadap aspek kenyamanan, kesehatan mental, dan pengalaman pengguna menjadi semakin penting.


Di INSADA, kami melihat adanya pergeseran besar menuju pendekatan desain healthcare yang lebih hospitality-driven—sebuah tren yang telah berkembang secara global dan kini mulai diterapkan secara luas di Jakarta.


Salah satu perubahan paling terlihat adalah transformasi area tunggu pasien.

Konsep ruang tunggu tradisional dengan susunan kursi berjajar mulai bergeser menjadi area lounge yang lebih fleksibel, nyaman, dan memberikan tingkat privasi lebih tinggi.


Pada Mayapada Eye Center, area tunggu dirancang menggunakan konfigurasi tempat duduk yang lebih menyerupai lounge premium. Pengaturan ini memungkinkan pasien dan keluarga memiliki ruang personal masing-masing tanpa kehilangan konektivitas dengan lingkungan sekitar.


Pemilihan furnitur yang nyaman, jarak antar area duduk yang lebih baik, serta pencahayaan yang tenang membantu mengurangi tekanan psikologis selama proses menunggu.


Pendekatan ini menunjukkan bahwa detail kecil dalam desain interior dapat memberikan dampak besar terhadap persepsi dan pengalaman pasien.


Ruang pemeriksaan mata modern kosong, dengan alat slit lamp, meja putih, kursi biru, monitor, dan jendela tinggi.

Mengatur Ruang Berdasarkan Alur Perjalanan Pasien


Selain aspek estetika, keberhasilan desain fasilitas healthcare sangat bergantung pada efisiensi operasional.


INSADA bekerja sama dengan Mayapada Hospital untuk membentuk sistem alur pasien yang efektif, dengan membagi fasilitas menjadi dua zona utama:

  • Area konsultasi dan diagnostik

  • Area tindakan dan prosedur operasi


Pembagian zona ini memungkinkan setiap kelompok pengguna mendapatkan pengalaman ruang yang sesuai dengan kebutuhan mereka.


Area konsultasi dirancang sebagai ruang yang tenang dan nyaman, mendukung interaksi antara dokter dan pasien ketika membahas kondisi kesehatan serta pilihan perawatan.

Sementara itu, area prosedur operasi dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan efisiensi tenaga medis sekaligus menjaga kenyamanan psikologis pasien sebelum menjalani tindakan.


Organisasi ruang yang baik membantu mengurangi persilangan aktivitas, meningkatkan privasi pasien, dan mendukung operasional fasilitas secara optimal.


Lobi klinik mata modern kosong dengan kursi krem, lampu plafon LED, dan ruang periksa bertulisan MAYAPADA EYE CENTRE kaca.

Menghadirkan Transparansi Teknologi Melalui Operation Gallery Lounge


Salah satu elemen unik dalam desain Mayapada Eye Center adalah keberadaan operation gallery lounge, sebuah area khusus yang memungkinkan keluarga pasien melihat proses tindakan operasi dalam suasana yang nyaman.


Pendekatan ini menciptakan tingkat transparansi dan kepercayaan yang lebih tinggi terhadap kemampuan medis fasilitas tersebut.


Ruang operasi tidak dianggap menjadi area yang tertutup dan sulit dipahami, melainkan operation gallery mengubah teknologi medis menjadi bagian dari pengalaman edukatif dan menenangkan bagi keluarga pasien.


Area lounge dilengkapi dengan furnitur nyaman, pencahayaan lembut, serta sudut pandang yang optimal menuju ruang operasi. Hubungan visual antara lounge dan ruang tindakan dirancang dengan hati-hati untuk tetap menjaga standar medis dan privasi pasien.


Melalui pendekatan ini, teknologi tidak hanya ditampilkan sebagai simbol kecanggihan, tetapi sebagai elemen yang memperkuat rasa aman dan kepercayaan pasien.


Lobi klinik mata modern dengan sofa krem, kursi, meja putih, dan ruang pemeriksaan bertuliskan MyaPanda Eye Centre di balik kaca.

Soft Futurism sebagai Blueprint untuk Masa Depan Eye Center


Selain menghadirkan fasilitas unggulan pertama, proyek Mayapada Eye Center juga menjadi dasar identitas desain yang dapat dikembangkan untuk lokasi-lokasi berikutnya.


Konsep Soft Futurism memberikan fleksibilitas untuk diterapkan pada berbagai skala ruang, sekaligus menjaga konsistensi karakter brand Mayapada Eye Center sebagai fasilitas kesehatan modern, inovatif, dan premium.


Masa depan desain healthcare bukan hanya tentang menghadirkan teknologi terbaru, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat dirasakan secara lebih manusiawi.


Bagi INSADA, arsitektur dan interior design merupakan bagian integral dari pengalaman kesehatan itu sendiri. Ruang memiliki kemampuan untuk mengurangi kecemasan, meningkatkan rasa percaya, mendukung efisiensi operasional, dan menciptakan pengalaman perawatan yang lebih baik.


Melalui desain Mayapada Eye Center di Jakarta Selatan, INSADA menunjukkan bagaimana desain interior healthcare dapat mengubah fasilitas medis berteknologi tinggi menjadi lingkungan yang lebih nyaman, menenangkan, dan berorientasi pada manusia.


Karena pada akhirnya, masa depan healthcare bukan hanya ditentukan oleh seberapa canggih teknologinya, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi setiap orang yang menggunakannya.

Komentar


bottom of page