The Project Trans TV

Jakarta - The Project, a collaboration between Arsitag and Trans TV, aired one of the INSADA project, House 13 on Sunday July 7, 2019. The Project is one Trans TV’s flagship programs that partners with Arsitag.com. They have a goal to create dream houses through home renovation and visit to unique homes with character to inspire.

We are interested in being involved in a program that always broadcasts ‘karya anak bangsa’ and had the opportunity to explain our project, House 13. Located in a premium area in West Jakarta, the landed house showcases a modernist architectural concept. With a modernist architectural concept, House 13 is a "proof of concept". We applied the same expression usually found in subtropical locations such as LA in Jakarta, and made sure the house performs how as how tropical houses should be.

To fulfill the client’s desire to create a different impression of the house than its surroundings, we applied simple massing that are still unique. The facade design was a response from its surrounding elements. The main facade is made of 'low-e curtain walls' with modules that can be supported on each end made of aluminum extrusion to enhance safety. Sliding glass doors provide an air gap into the room and 'perforated metal' can be used as an insect repellent screen. The three-story house has a skylight that’s equipped with bricks and ventilation for air circulation. With this configuration, first and second floor of the house is constantly cooled passively.

In its interior, we used a process of subtraction on different elements such as AC, door frame, exhaust, handrail, etc. The result is a neutral space that is similar to a museum where objects and individuals become dominant within the space.

Jakarta – The Project, sebuah program televisi hasil kolaborasi antara Arsitag dan Trans TV, menayangkan salah satu proyek INSADA, House 13 pada hari minggu 7 Juli 2019.  The Project merupakan salah satu program andalan Trans TV yang merupakan media partner dari Arsitag.com, bertujuan untuk mewujudkan impian setiap klien dengan memberikan gambaran sebuah rumah idaman melalui renovasi rumah dan mengunjungi rumah-rumah berkaraktek unik sebagai sumber inspirasi.

Kami merasa tertarik untuk ikut terlibat dalam The Project yang selalu menayangkan karya-karya desainer anak bangsa dan berkesempatan untuk menjelaskan proyek kami, House 13. Rumah ini merupakan sebuah ‘landed house’ di kawasan premium Jakarta Barat yang memiliki konsep arsitektur modernist. House 13 adalah bukti dimana kita berhasil memperlihatkan ekspresi arsitektur modernist, yang umumnya di temukan di lokasi-lokasi subtropis seperti LA, dapat di aplikasikan di Jakarta dan terlihat seperti rumah-rumah tropis yang seharusnya.

Untuk memenuhi keinginan Klien yang ingin memiliki rumah yang terkesan berbeda dengan sekelilingnya, kami merealisasikannya dengan membuat ‘massing’ sederhana namun tetap menarik perhatian. Ekspresi Facade House 13 adalah sebuah respon dari elemen sekitar dan dengan detail yang cermat. Fasad utama terbuat dari ‘low-e curtain wall’ yang dapat dioperasikan, ekstrusi aluminium untuk meningkatkan keamanan, Pintu kaca geser agar udara segar dapat masuk, dan ‘perforated metal’ berfungsi sebagai layar anti serangga. Rumah bertingkat tiga ini memiliki ‘skylight’ yang dilengkapi batu bata dan ventilasi untuk sirkulasi udara. Dengan konfigurasi ini, lantai pertama dan kedua rumah akan selalu terasa sejuk.

Interior interior House 13 kami menggunakan proses substraksi terhadap elemen yang berbeda seperti AC, kusen pintu, exhaust, ‘handrail’ dan lainnya. Hasil akhir adalah sebuah tempat yang netral, layaknya seperti ruangan putih di dalam sebuah museum, dimana setiap objek atau individu yang berada di dalamnya akan terlihat menonjol / dominan.